Gua Kiskendo berupa satu komplek objek wisata yang terdiri dari beberapa tempat yang konon menurut cerita masih berhubungan dengan legenda Kerajaan Kiskendo.
Di kawasan ini terdapat 15 ruang, dengan nama dan riwayat masing-masing:
Lidah Mahesosuro, yaitu berupa batu yang mempunyai lidah. Konon, batu ini berasal dari lidah Raja Mahesosuro yang dipotong oleh Subali untuk mencegah agar Mahesosuro tidak dapat hidup kembali.
Pertapaan ledek, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar sukses dalam berkesenian.
Pertapaan Santri Tani, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar hasil pertanian dapat melimpah. Dahulu, tempat ini pernah digunakan sebagai tempat tinggal para petani yang hidup di daerah sekitar gua.
Pertapaan Subali, yaitu tempat Subali bertapa sebelum bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro (manusia berkepala lembu).
Sumelong, yaitu sebuah lubang yang dapat menembus ke atas. Menurut mitos, lubang yang terletak di tengah gua ini ialah tempat Subali keluar dari gua karena mulut gua ditutup oleh Sugriwo.
Lumbung Kampek, yaitu tempat penyimpanan barang-barang berharga dari Kerajaan Gua Kiskendo.
Selumbung, yakni lumbung makanan Kerajaan Gua Kiskendo.
Gua Seterbang, ialah gua yang masih satu bagian dari Gua Kiskendo. Konon, gua ini terhubung dengan laut selatan.
Keraton Sekandang, yaitu pusat Kerajaan Gua Kiskendo. Di tempat inilah Subali bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro.
Pertapaan Kusuman, merupakan tempat bertapa untuk memperoleh derajat yang tinggi.
Padasan, ialah sumber air pada masa kejayaan Kerajaan Gua Kiskendo.
Sepranji, berfungsi sebagai pusat peternakan pada jaman Kerajaan Gua Kiskendo.
Babat Kandel, berupa batuan-batuan yang mirip dengan usus perut manusia. Menurut cerita, babat ini merupakan isi perut Mahesosuro yang dibuang oleh Subali.
Sawahan, yaitu tempat menanam padi.
Selangsur, yaitu tempat serdadu Kerajaan Gua Kiskendo bertempur melawan Subali.
Di samping kelimabelas tempat tersebut, terdapat objek-objek lainnya yang berdekatan dengan komplek Gua Kiskendo, yakni Gua Sumitro (sekitar 50 meter), Grojogan Sewu (air terjun dengan ketinggian 20 meter), Watu Blencong (berada kira-kira 250 m di atas Gua Kiskendo), Gunung Krengseng, Watu Gajah, dan Gunung Kelir (gunung batu kapur yang berbentuk menyerupai layar, berjarak 4,5 km dari Gua Kiskendo).Gua ini terletak pada ketinggian 800 meter dpl, yang berada di kawasan pegunungan Menoreh ini termasuk wilayah Dusun Sukamaya, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.di sebelah barat laut Kota Wates, ibu kota Kabupaten Kulon ProgoUntuk mencapai lokasi wisata gua yang berjarak sekitar 35 Km dari kota Yogyakarta ini, dengan kendaraan darat sampai pertigaan Ngeplang 40 menit, kemudian dilanjutkan jurusan Samigaluh atau Nanggulan. sampai ke objek wisata Guo Kiskendoselama 50 menit perjalanan.
- Lidah Mahesosuro, yaitu berupa batu yang mempunyai lidah. Konon, batu ini berasal dari lidah Raja Mahesosuro yang dipotong oleh Subali untuk mencegah agar Mahesosuro tidak dapat hidup kembali.
- Pertapaan ledek, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar sukses dalam berkesenian.
- Pertapaan Santri Tani, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar hasil pertanian dapat melimpah. Dahulu, tempat ini pernah digunakan sebagai tempat tinggal para petani yang hidup di daerah sekitar gua.
- Pertapaan Subali, yaitu tempat Subali bertapa sebelum bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro (manusia berkepala lembu).
- Sumelong, yaitu sebuah lubang yang dapat menembus ke atas. Menurut mitos, lubang yang terletak di tengah gua ini ialah tempat Subali keluar dari gua karena mulut gua ditutup oleh Sugriwo.
- Lumbung Kampek, yaitu tempat penyimpanan barang-barang berharga dari Kerajaan Gua Kiskendo.
- Selumbung, yakni lumbung makanan Kerajaan Gua Kiskendo.
- Gua Seterbang, ialah gua yang masih satu bagian dari Gua Kiskendo. Konon, gua ini terhubung dengan laut selatan.
- Keraton Sekandang, yaitu pusat Kerajaan Gua Kiskendo. Di tempat inilah Subali bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro.
- Pertapaan Kusuman, merupakan tempat bertapa untuk memperoleh derajat yang tinggi.
- Padasan, ialah sumber air pada masa kejayaan Kerajaan Gua Kiskendo.
- Sepranji, berfungsi sebagai pusat peternakan pada jaman Kerajaan Gua Kiskendo.
- Babat Kandel, berupa batuan-batuan yang mirip dengan usus perut manusia. Menurut cerita, babat ini merupakan isi perut Mahesosuro yang dibuang oleh Subali.
- Sawahan, yaitu tempat menanam padi.
- Selangsur, yaitu tempat serdadu Kerajaan Gua Kiskendo bertempur melawan Subali.



















0 comments
Labels: bromo